membaca-pikiran-dengan-bahasa-tubuhKita dapat melihat bagaimana sesesorang menginformasikan apa yang ada didalam pikirannya dengan sikap tubuhnya yang bisa diistilahkan dengan “pikiran kita adalah diri kita” yang memberikan makna bahwa sikap dan prilaku manusia adalah kondisi pikiran saat itu. Orang yang pikirannya sedang kalut atau bimbang sangat beda sekali dengan orang yang keadaan pikirannya senang dan gembira sehingga akan berpengaruh pada kondisi badannya yang bisa disebut dengan bahasa tubuh.

Merubah pikiran dapat menggunakan pikiran itu sendiri seperti saat seseorang teringat dengan kejadian yang membuatnya sedih, bisa dirubah keadaannya dengan mengalihkan pikirannya dengan kejadian yang menyenangkan.

Tetapi tidak semua orang dapat melakukan hal yang sama dalam proses merubah pikiran dengan pikiran untuk tujuan tertentu, karena setiap pikiran manusia mempunyai kelebihan dan kemampuan yang berbeda-beda. Jika keadaan pikiran bisa mempengaruhi kondisi tubuh seseorang setidaknya kondisi tubuh juga bisa membalik keadaan pikiran seseorang.

Seperti orang bermain sepak bola yang fokus saat itu hanya kepada permainannya dengan berlari merebut bola agar bisa memasukan ke gawang lawan, selama permainan tanpa dia sadari sudah berapa luka ringan di kakinya akibat terjatuh saat merebut bola dengan lawannya.
Selama proses bermain seakan-akan tidak ada luka atau terasa sakit yang dia keluhkan pada kakinya, tetapi setelah selasai bermain dan kondisi pikirannya beralih ke kakinya maka sangat terasa goresan luka yang tadinya tidak dihiraukan selama bermain dilapangan.

Kondisi pikiran dan bdan sangat bersinambungan, dengan membuat kondisi badan dengan sikap tertentu sama halnya memproses pikiran agar memikirkan sesutau yang lain sehingga menjadikan kondisi seseorang berbeda dengan pemikiran sebelumnya.

Dengan kondisi pikiran terpuruk tetapi bahasa tubuh di format seperti kondisi yang menyenangkan maka akan mempengaruhi pikiran dengan kapasitas keterpurukan yang berada dipikirannya akan berkurang dibandingkan dengan kondisi pikiran dan tubuh sama-sama menunjukan keterpurukan.

Banyak atlit olah raga yang melakukan pemanasan sebelum bertanding bukan hanya bertujuan melemaskan otot-otot badannya, tetapi juga sebagai proses mengalihkan pikirannya dari perasaan kurang percaya diri atau panik setelah melihat kehebatan dan keunggulan lawannya. Jadi apapun yang ada didalam pikiran manusia bisa di informasikan melalui bahasa tubuhnya dan pikiran manusia bisa dialihkan dengan merubah kondisi tubuhnya.

Baca artikel :
Cara memotivasi
Cara mempengaruhi orang lain
Cara melakukan perubahan dengan mudah